Iklan Tayang Selamanya
📢 Promo hari ini pasang iklan di internet murah 🚀 Buruan sebar iklan massal murah ke 1.000 website, hanya 150 ribu! 👉 Posting iklan di website Iklan Kalimantan Utara ini hanya Rp10.000 rupiah iklan tampil selamanya, hubungi Kami! 🎯 Jangan sungkan untuk kerjasama lainnya, hubungi Kami! 💥 Posting iklan di 50 website! dikerjakan manual ada Diskon besar !!!
setidaknya satu iklan Anda harus ada di jaringan iklan unikbaca.com ini, agar pengunjung
atau pengakses dapat mencari dan tahu usaha Anda, posting iklan di sini murah biaya nya
🎁 DISKON hari ini sebar iklan massal murah ke 1.050 web!

thumbnail

5 KOMUNITAS UNIK INDONESIA

Belakangan ini, pembentukan dan gerakan komunitas kian marak. Mulai yang berbasis hobi, olahraga, hingga profesi. Namun tahukah Anda, ada sejumlah komunitas di Indonesia yang selain sudah berdiri sejak lama, kegiatan mereka juga benar-benar beda. Siapa saja mereka? Berikut 5 komunitas unik di Indonesia:
1.       Jogja Endang Club (Jogjakarta, 2004)
 


Komunitas ini didirikan oleh Endang Syahbenol. Bermula ketika ia membuka buku tamu di sebuah hajatan, ia menemukan banyak sekali orang yang bernama Endang. Maka, melalui rubrik “Surat Pembaca KR”, ia mengajak para pemilik nama Endang untuk berkumpul. Setelah itu ratusan Endang menghubunginya lewat telepon. Keuntungan menjadi anggota perkumpulan ini salah satunya, para Endang yang berprofesi sebagai pedagang memberi diskon harga kepada Endang lainnya, seperti pedagang material, tukang jahit, tukang obat, jasa notaris atau jasa dokter.
2.       Komunitas Hong (Bandung, 2003)

Komunitas ini bertekad melestarikan mainan dan permainan rakyat. Komunitas ini terdiri dari 150 anggota yang berasal dari berbagai kalangan masyarakat. Tingkatan usia dari mulai usia 6 tahun sampai usia 90 tahun. Komunitas ini memiliki tempat berkumpul bernama Kampung kolecer yaitu tempat untuk membuat mainan dan bermain permainan rakyat yang ada di Kabupaten Subang.
3.       Komunitas Nebeng.Com (Jakarta, 2005)
 

Komunitas ini bertujuan untuk menghemat ongkos, hemat BBM, mengurangi kemacetan, dan mengurangi polusi kendaraan di sekitar Jabotabek. Anggotanya mayoritas pegawai yang terdiri dari para pemberi tebengan dan penebeng. Para anggota dapat nebeng saat pergi dan pulang kerja. Selain itu, komunitas ini juga mengadakan tebengan ketika masa mudik lebaran tiba.
4.       Komunitas Jejak Petjinan (Surabaya, 2010)
 

Komunitas Jejak Petjinan adalah kumpulan orang-orang yang ingin menelusuri jejak Tionghoa di Indonesia, baik yang masih ada, ataupun yang sudah terkubur oleh jaman. Gerakan ini dimulai dengan sebuah kegiatan wisata budaya dan sejarah yang dinamakan Melantjong Petjinan Soerabaia (MPS).

5.  Komunitas Aleut! (Bandung, 2006)
 
Aleut dalam bahasa sunda berarti “jalan beriringan”, komunitas yang mengapresiasi sejarah, wisata dan lingkungan kota Bandung. Didirikan oleh beberapa mahasiswa Universitas Padjadjaran pada tahun 2006, komunitas ini berdiri atas dasar kesamaan minat mempelajari sejarah kota Bandung dan mencoba mengemasnya agar menarik. Beberapa kegiatannya yaitu mengunjungi objek sejarah, menonton film bersejarah, dan makan-makan sekaligus diskusi.

Belum berminat? tak apa 😊 bantu kami dengan membagikan link ini ke teman, siapa tahu, justru mereka sedang mencari ini!
Posting Iklan 50 Situs